Illustrasi By Unified Communications Cisco
Pengertian UC
Unified
Communications (UC) merupakan satu dari term teknologi yang
mengandung banyak arti. Namun secara teknis UC merupakan salah satu terobosan
dalam dunia teknologi komunikasi yang mengintegrasikan layanan telepon dengan
komputer. Bukan sekedar VoIP, UC merupakan teknologi telepon berbasis IP yang
mengintegrasikan berbagai layanan komunikasi mulai dari telepon, instant message, video service, multimedia
conference, fax dan email dalam satu perangkat terpusat.
Konsep yang diberikan UC adalah pemecahan
permasalahan atau rintangan sehingga
pengguna teknologi komunikasi yang berbeda, media yang berbeda, dan device yang berbeda, dapat saling
berkomunikasi. UC memberikan akses komunikasi dan informasi dapat dilakukan dengan berbagai aplikasi. Serta
layanan dapat digunakan diberbagai device
yang berbeda - beda seperti, telepon, cellular
phone, PC, dan PDA. Dengan demikian pengguna UC dapat melakukan panggilan
via telepon sekaligus membaca email secara bersamaan.
Sejarah Perkembangan UC
Sejarah perkembangan UC berawal dari
pengembangan Private Branch Excange
(PBX). PBX merupakan layanan telepon yang melayani pertukaran telepon secara
terpusat didalam satu perusahaan. PBX menggunakan circuit digital atau analog
yang berguna untuk melakukan panggilan telepon dari kantor pusat ke kantor
cabang atau ke pelanggan.
.
Pada tahun 1980-an, Voice Mail Sistem muncul yang diakui sebagai fitur yang dapat
diandalkan untuk mekanisme akses informasi perusahaan lebih mobility. Sebelum perkembangan ponsel, email menjadi sangat populer saat itu.
Hingga pada tahun 1985, email membuat
fitur layanan voicemail.
Pada akhir tahun 1990-an sebuah perusahaan yang
bertempat di Selandia Baru bernama IPFX, mengembangan sebuah produk untuk
menggabungkan berbagai layanan yang terpisah-pisah menjadi satu kesatuan. Agar
pengguna dapat menentukan sendiri cara berkomunikasi mereka. Siemens OpenSpace UC Server adalah
produk pertama mereka yang mengintegrasikan dua produk stand alone yaitu HiPath8000 dan OpenScape, menjadi satu solusi
yang berjalan disatu server yang sama.
Kelemahan utama layanan ini adalah bergatungnya
layanan pada perusahaan telepon. Hal ini mengakibatkan peningkatan biaya. Dari
situlah perusahaan mulai mengembangkan jaringan IP sendiri untuk dapat
berkomunikasi melalui IP perusahaan masing – masing. Beberapa vendor seperti Avaya dan Nortel
menciptakan Circuit card untuk PBX
agar dapat terkoneksi kejaringan IP perusahaan. Produsen lain seperti Cisco juga menciptakan alat yang
ditempatkan di router yang berfungsi
memberikan layanan suara melalui jaringan IP perusahan dari situs ke situs.
Teknologi inilah yang dewasa ini dikenal dengan nama Voice over IP (Voice over
Internet Protocol atau VoIP).
Teknologi ini memerlukan hardware
khusus untuk membangunnya. Seiring perkembangannya, Siemens, Alcatel-Lucent, Cisco, Nortel, Avaya, Wildix dan Mitel mengganti teknologi PBX dengan telepon berbasis IP (IP telephony) yang berupa aplikasi atau
perangkat lunak.
Hal ini terus dikembangkan untuk menyatukan
semua layanan menjadi satu platform
demi memberikan kemampuan komunikasi yang mobility,
integrasi kesemua perangkat. Sebagian orang menyebutnya dengan komunikasi
terpadu atau dalam bahasa inggris Unified
Communications yang disingkat menjadi UC. Hingga pada tahun 2006 Cisco merilis produk UC pertamanya.
Ditahun yang sama IBM mulai memasarkan beberapa produk UC dengan merilis platform middleware, IBM Lotus Smetime
7.4. Dan pada Oktober 2007, giliran Microsoft
yang menawarkam Office Communications
Server ke pasar teknologi. Dan beberapa proyek open source seperti Druid
dan Elastix fokus mengembangkan UC
dengan dasar Asterisk. Tujuannya
adalah untuk memungkinkan komunitas atau perusahaan dapat mengembangkan UC
secara cuma – cuma.
Menurut survei yang dilakukan Markets and
Markets memperkirakan pasar UC mengalami perkembangan 13,10 milyar dolar pada
tahun 2014 dan akan mencapai 23,34 milyar dolar ditahun 2019. Ini mengalami
laju perkembangan sebanyak 12,2%. Dan dari sebuah survei yang dilakukan Information Week, 36% perusahaan di Amerika
Utara telah beralih menggunakan UC, dan meningkat 6% pada tahun 2011.
Perusahaan tersebut didefinisikan sebagai perusahan sekala menengah hingga
sekala besar dengan jumlah pekerja lebih dari 500 karyawan. Yang menunjukan
bahwa UC menjadikan perusahaan berkembang lebih cepat dibandingkan dengan
teknologi IT (Information and Technology)
yang lain.
Komponen-Komponen UC
UC bukanlah satu produk melainkan satu set solusi, terdiri dari beberapa
komponen yang di compile menjadi satu
sehingga dapat memberikan layanan
komunikasi terintegrasi dan konsisten. Beberapa komponen UC
antara lain.
1.
Call
Control/IP PBX (Internet
Protocol Private Branch Exchange )
Internet
Protocol Private Branch Exchange atau yang disingkat IP
PBX adalah PBX yang memberikan layanan komunikasi data suara digital melalui
jaringan IP. Sedangkan PBX sendiri merupakan layanan telepon yang melayani
pertukaran telepon secara terpusat didalam satu perusahaan, dan dapat di
hubungkan ke jaringan telepon publik atau yang disebut PSTN (Public switch telepon network).
2.
Instan
Massage (IM)
Instant
Massage atau IM adalah bentuk komunikasi pesan singkat
antara dua orang atau lebih dengan menggunakan teks dikirim melalui IP.
3.
Unified
Message (UM)
Unified
Message atau UM adalah layanan integrasi suara, fax, dan
pesan email dan notification. UM memungkinkan pengguna dapat mengakses semua pesan
ini, dimana saja, kapan saja, dari setiap terminal.
4.
Conferencing
and Collaboration
Conferencing
and Collaboration merupakan include dari audio, video, dan web conference, file sharing dan
document sharing.
Sumber :
http://www.ucstrategies.com/unified-communications-strategies-views/a-short-history-of-uc.aspx
Research and Implementation of Unified Communications System Based on Elastix (Li, Chong Li, Huabiao Wang, Kongmin Nan, Kai)
http://searchunifiedcommunications.techtarget.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar